Thursday, 22 August 2024

Sebuah Rezim

im not gonna lie
i don't exactly know what is going on 
i understand here and there 
but not comprehensive enough

im not gonna lie
i dont really care
all i want is my sons eat healthy food each day
that they are happy and grow up like the supposed to be
though i know it wont be possible if the politic is shits
like what happen today.

been completely sober for 5 years
and mindful for the last 2 years at least
still i cant forget that
even in my psychedelic days,
i still dont understand 
WHY SOME PEOPLE WANT POWER

why? even they want to over power every thing
why?

isn't it enough what your lord provides??
why you want EVERYTHING for your self?

im still looking for the answer and i hope i will not get it.


because if i do,
means i am one of them.

Jakarta, 22 Agustus 2024, dari Berlin.

keadaan di kampung halaman sedang carut marut
karena keluarga jawa yang suka plintat plintut
katanya, bapaknya obrak abrik aturan semena mena
cariin anaknya kerjaan sampai segitunya

well, di kondisi hari ini, di saat linimasa lagi seru serunya
yang terlintas di kepalaku; apakah ini grand designNya?
teringat diriku yang marah karena ditolak untuk kembali ke "rumah" di tahun 2020
tapi sekarang hidupku sepertinya lebih enak,
jauh lebih enak daripada yang bisa kubayangkan kalau saat itu aku pulang ke sana. 
Tuhan buka untukku pintu yang baru, selalu.

lalu aku berpikir:
kalau semuanya semakin aneh,
untunglah aku di sini. 
keluargaku sekarang punya dua kaki. 
si anak perempuan paling besar ini sekarang jadi back up keluarganya.
((atau mungkin memang sudah direncanakan seperti itu?))
walaupun tidak bisa banyak bantu tapi aku selalu berusaha.
paling tidak sebentar lagi, kalau Tuhan izinkan langkahnya, adikku bisa pergi ke sini.

lalu aku terhentak,
damn, ternyata orang dengan privilege yang bisa bantu saudaranya kabur keluar negeri itu.. aku.
waktu kecil aku saksi runtuhnya rezim soeharto, mereka semua melarikan diri ke Amerika
untukku saat itu, mereka adalah potret dari orang-orang yang sangat kaya
padahal tanpa kusadari juga saat itu kakekku masih jadi bos bumn dan ternyata aku juga masih orang kaya
tapi tidak sekaya itu.

sekarang aku juga tidak kaya
tapi aku adalah sebuah rencana cadangan.