okay, seharusnya gue belajar sekarang, karena uas itu tinggal 5 hari lagi dan rasanya sih otak gue masih kopong. but something is bothering me right now.
in short, si aji keterima di moot court maritime gitu.
YEAY! SELAMAT SAYANG!
harus nya gitu kan reaksinya? tapi gue gak tau, entah gue terlalu dingin atau emang gue gak seneng dia keterima, atau memang gue bukan orang yang ekspresif. but, here's the thing..
aji ikut maritim itu super nilai plus, dia bakal masa depan tambah cerah, dan gue pun senang. gue udah dukung dia sejak tahun lalu, ketika dia gak keterima. terus buat tahun ini gue super semangatin, dan dia pun jadi makin semangat dan kelihatan banget niat. tapi kemudian beberapa hal nyebelin terjadi.
semua orang tau dunia ini terlalu sempit. yah, pokoknya suatu hari gue dapet gosip super authentic yang bikin gue jadi gak tenang. it's not about him to anyone else but anyone else to him.
aji to me is a stranger. and after all these years we've been together, he is still a stranger.
and i dont know how this stranger will face this situation.
selama ini gue dan dia adalah 2 bocah yang senang menjadi bocah. we refuse to grow up.
ah, atau jangan-jangan hanya saya?
kalo sampe iya sedih banget :(
tapi bumi ternyata benar-benar berputar, berevolusi pada bintangnya. perlahan-lahan 24 jam tidak cukup. ketika sadar, tidak ada lagi yang sama.
not even your self.
grown ups friends, grown ups responsibility, grown ups jobs, grown ups tasks, grown ups problems.. i dont think im ready for another fall.
call me brittle, call me lame, but i almost can not handle heart-break.
hal payah lain yang selalu gue lakukan adalah lari. kabur mencari besi sebelum hati tersakiti. hati ini sering gue pagari.
but im too old for this
mau sampai kapan gue lari? gue udah males mikirin tentang khayalan tidak beralasan yang liar, tentang cemburu yang memburu, tentang waktu yang tidak mau menunggu...
...tentang cemburu..
terus sekarang apa dong yang harus gue lakukan, support? menjadi teman baik yang baik? menekan ego? itu kan yang dikatakan majalah-majalah wanita. lalu gelisah ini harus dibawa kemana? ke ujian 5 hari lagi? ke liburan 30 hari itu?
argh! salah lo sendiri tiba-tiba pacaran sama strangers!
nowrandomlyplaying: mew - an envoy to the open field
ps: setelah melewatkan konser mew di surabaya dengan super berat hati, gue juga melewatkan mewphoria a tribute to mew hari ini di menteng (terlalu terjangkau) karena si ujian sialan ini, yang kemudian di ganggu oleh si pikiran galau ini.
note: gue super gak suka sama kata "galau" tapi belum ketemu lagi yang lain
*kemudian berkumandang white lips kissed..*
No comments:
Post a Comment