aku tidak pernah tau apakah aku sembuh atau belum
ataukah sembuh itu ada atau tidak
ataukah kamu obat mujarab
atau hanya penghilang rasa sakit
sebab bersama kamupun terasa pahit.
gambaran tentang aku dan kamu indah di kepala
namun di hati rasanya seperti ubin di musim dingin
kamu seperti angin tajam yang lewat di semenanjung bara
berkerikil dan tidak sejuk, namun aku suka.
kita mencoba istirahat
untuk tau apakah ternyata aku kuat
dan yang kamu tawarkan tidak lebih dari sekedar niat.
ketika esok hatiku sudah bersih
dan kepalamu sudah reda
dan kita sudah sedikit lebih dewasa
masih maukah kamu mencoba?
No comments:
Post a Comment