| Interstellar (2014) |
Another sick, mind-blowing, breath-taking, visual-spoiling, sci-fi orgasm experience from Christopher Nolan. I definitely need to watch it again on 4D cinema, probably on acid to enhance the experience hehe. My favourite scene was The Wormhole scene and The Blackhole. Fuckin amazing visualization!
One thing for sure, the *spoiler alert* "Inside the Gargantua" scene was so based on DMT trip experience. Is anyone else agree? Well, if you ever done DMT you must be familiar with the feeling Cooper had when he was inside the Gargantua (I've been there, once. Can't say it's my fave substance, but the experience was awesome tho). The "khrakakakakakakkk" sound, the edgy-but-oh-so-circular visualisation.. Nolan (or at least the cinematographer) must be at least on one DMT trip. But they are so good tho, making that kind of sound and surreal DMT visual experience to a big screen. So awesome!
*switch to Bahasa Indonesia*
Hari ini saya senang sekali. Kamu serius sekali saat marah karena saya dengan bodohnya tetap bermain api dengan nyawa saya. Terdengar sederhana, memesan ikan. Tapi kamu tidak mau melihat saya pingsan lagi. Alergi. Sesak.
Kamu panggilkan lagi pramuniaga itu untuk mengambilkan menu. Kamu pesankan lagi makanan lain. Padahal kita sedang fine dining.
Kemudian kita berbincang yang tidak tidak dan yang bukan bukan, yang sulit namun menarik, yang ada dan yang tiada, tentang bagaimana semua ini hanyalah satu koin dengan dua mata.
Spiritual dan sains: tema favorit kita berdua. Semua hal yang orang tidak mengerti dan kita yang sok tahu setengah mati. Tentang semua yang saya tahu tentang dunia ini dan tentang semua yang kamu nikmati di dunia kamu. Lucu sekali, padahal kita tinggal di satu bumi.
Hari ini saya merasakan sesuatu, tidak terasa baru (malahan rasanya sudah ada sejak dulu sembunyi di situ), namun sangat kuat hingga saya tercekat.
Rasanya hangat. Seperti baju longgar kesayangan yang dipakai ketika hujan. Seperti kopi buatan sendiri yang dinikmati di pagi hari. Seperti selimut yang tetap dipakai walaupun malam tidak terlalu dingin. Seperti itu rasanya dekapan kamu tadi.
Rasanya seperti berada di rumah.
Terima kasih untuk lima tahun yang tidak tahu kemana perginya. Terima kasih karena setelah selama itu, kamu masih membuat saya jatuh cinta.
Sekarang, masa depan.
Misteri terbesar, ya kan?
No comments:
Post a Comment