Saturday, 29 November 2014


Sudah seminggu saya di Berlin. Kota ini dingin sekali. Mereka bilang ini belum seberapa. Tunggu nanti sampai Februari, katanya.
Saya tidak bisa berkata seberapa saya rindu rumah. Mereka bilang sedang hujan dan basah. Itu kan kesukaan saya. Langit gelap Jakarta kehilangan pemujanya.
Terlalu dini untuk berkata saya rindu keluarga. Membuat saya seperti lemah. Sedih, namun harus saya kuatkan.

Tapi saya rindu masakan ibu saya.
Saya rindu diganggu adik saya.
Bau rokok ayah saya.

Belaian kekasih sepulang ia kerja..

No comments:

Post a Comment